Minggu, 15 Desember 2013

Tips dan Trik Memakai Fashion Hijab selama di Tanah Suci

Ketika Muslimah Indonesia melihat isi koper, yang terpikir adalah bagaimana mengatur sedikit baju, cukup untuk dipakai memenuhi kebutuhan harian berpakaian selama di Tanah Suci. Maka memutuskan untuk berganti pakaian setiap hari, dan mencuci ketika mandi adalah pilihan tepat. Syukurnya, fashion hijab (busana muslim) yang dipilih berbahan jersey, sehingga tidak mudah kusut. Alhasil setelah dicuci-jemur, bisa langsung dilipat dan dipakai.

Untuk hijab, motif floral yang beraneka warna, bisa dipadankan dengan abaya polos, atau sebaliknya. Tabrak motif bisa diterapkan demi mendapatkan harmoni baru dalam berpakaian. Untuk keseharian selama di Tanah Suci, fashion hijab tidak mesti berwarna putih. Fashion hijab aneka warna bisa dipilih sebagai pakaian harian. Paling penting, tidak transparan terlebih membentuk lekuk tubuh. Dan hindari warna gelap karena sifatnya yang menyerap keringat.

Adapun saat ihram, fashion hijab berupa tunik atau abaya warna putih bisa dipilih, untuk menghadirkan kesan bersih dan khusyuk. Sementara untuk menutupi kepala, bisa memakai hijab panjang putih berbentuk bergo. Penggunaan bergo lebih praktis, ketimbang mukena bagian atas. Tak lupa mengenakan manset untuk menutupi pergelangan tangan yang kadangkala terbuka saat mengangkat tangan untuk berdoa kala sedang tawaf.

Untuk kaus kaki, sebaiknya tidak melepasnya, kendati tidak sedang berihram. Ini untuk membiasakan diri agar tidak melanggar aturan (membuka aurat) saat sedang berihram. Bawa kaus kaki agak banyak, agar ketika dicuci, masih ada cadangan lain yang siap digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar